Hari ini tiba-tiba
teringat sebuah buku berjudul I Love You,
Friends. Dalam sebuah cerita yang dimuat dalam buku tersebut, tertulis
kata-kata yang intinya tidak ada persahabatan antara seorang laki-laki dan seorang
perempuan. Persahabatan antara seorang laki-laki dan seorang perempuan hanya
akan berakhir pada affair khusus. Nah,
kata-kata itu kembali membuat teringat pada perkataan seorang dosen sastra pada
awal kuliah semester ini. Beliau mengatakan bahwa cinta pada pandangan pertama
itu bohong. Adanya ya witing tresno
jalaran seko kulino. Cinta itu tumbuh karena terbiasa. Yah, ini sebelas dua
belas dengan ungkapan tidak ada persahabatan lawan jenis tadi. Karena terbiasa
bersama, tumbuhlah perasaan cinta.
Kedua hal tadi
berkorelasi dengan film yang beberapa hari lalu aku tonton. Film tersebut
menceritakan mengenai persahabatan lawan jenis. Kedua insan tersebut bersepakat
untuk menjadi “kakak-adik ketemu gedhe”.
Si kakak (cowok) mengatakan bahwa dalam hubungan “kakak-adik ketemu gedhe” pasti ada rasa yang lebih dari
sekedar suka. Dan, biasanya pihak yang suka adalah si cowok. Lagi-lagi, ini
karena persahabatan dan rasa terbiasa. Seorang teman pernah berkata bahwa hubungan
persahabatan “kakak-adik ketemu gedhe”
itu tidak pernah ada. Pasti akan tumbuh benih cinta di hati salah satunya. Dan,
mereka cenderung untuk diam karena takut merusak persahabatan. Biasanya, pihak
perempuan lah yang tersakiti.
Jadi, adakah
persahabatan antara lawan jenis?
4 komentar:
nggak ada. gue pernah ditembak sahabat sendiri pas jaman sekolah, trus rusaklah persahabatan kami. #malah curhat# #oke, balik ke tugas#
cie... malah curhat. yakin nggak ada, in? waspada dengan b**i dan r**i :D
Emang Budi dan Rozi itu cowok? HAHAHAHAHAH!
hahahah
kau vulgar sekali, makkkkkk
Posting Komentar